Rabu, 19 Desember 2018

Keahlian dan sumber daya manajemen pendidikan


 Desember 20,2018





keahlian dan sumber daya manajmen pendididkan”
Mata Kuliah : Sistem informasi manajemen pendidikan

Titin Sumarni, M, Kom
Oleh :
Kelompok 2
Ade afriadi
Desi Norta
Zulfahmi
JURUSAN TARBIYAH DAN KEGURUAN
PROGRAM STUDI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN) BENGKALIS
T.A 2018/2019





KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “keahlian dan sumber daya manajemen pendididkan ”.
            Kami mengucapkan terimakasih kepada dosen pembimbing Sistem Informasi Manajemen Pendidikan IbuTitin Sumarni, M, Kom yang telah membantu kami dalam menyelesaikan makalah ini. Tidak lupa juga kami mengucapkan terimakasih kepada teman-teman yang sudah memberikan masukan dalam pembuatan makalah ini.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kami mengharapkan kepada pembaca untuk memberikan kritikan dan saran yang bersifat membangun agar makalah ini menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi semua yang membacanya.

                                                                                    Bengkalis, 02 Oktober 2018

                                                                                                       Penulis






 

DAFTAR ISI


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB I

PENDAHULUAN

Arti penting manajemen yang efektif dalam organisasi pendidikan telah semakin disadari. Sekolah nampak jauh lebih efektif dalam memberikan pendidikan yang baik bagi para siswa dan mahasiswanya jika dikelola dengan baik. Penelitian efektivitas sekolah dan peningkatan kualitas sekolahdiberbagai negaran menunjukan bahwa kualitas kepempimpinan dan manjaemen merupakan salah satu yang paling penting untuk membedakan antara sekolah yang sukses dengan tidak sukses. Bahwa manjemen merupakan sebuah aspek yang tidak dapt diremehkan bagi institusi pendidikan. Manajemen yang bagus membuat sebuah perbedaan bagin kualitas sekolah dan prestasi pendidikan bagi siswanya. Beberapa negara didunia sudah mulai sadar tentang arti penting dari manjemen sekolah yang efektif. Hal ini karena sekolah memgemban tanggung jawab atas berbagai fungsi yang sebelumnya diemban oleh pemerintah negara, wilayah, dan daerah.
Hal ini sering meliputi manajemen keuangan, manajemen pegawai dan manajemen hubungan dengan kelompok;kelompok eksternal dari sekolah. Saat ini organisasi pendidikan telah memiliki tanggunjawab langsung untuk sebagain besar manajemen, dimungkinkan bagi para pemimpin untuk mengadopsi sebuah pendekatan strategis, yang meliputi beberapa aspek yang berbeda dari manajemen untuk menentukan dan mencapai tujuan begitu juga dengan indonesia yang suah mulai sadar betapa pentingnya manajemen dalam dunia pendidikan. Peran sekolah yang sebelumnya menjadi peranan pemerintah pusat maupun daerah, sekarang mulai diperankan langsung oleh sekolah. Mulai dari ilmu pengetahuan (kurikulum), keuangan dan sebagian sudah mengelola pegawai sendiri, terutama untuk sekolah non pemerintah. Walapun pada kenyataan dilapangan masih banyak yang belum optimal dalam pemenfaatan manajemen disekolah.  



1.    Apa fungsi manajemen bagi pendidikan ?
2.    Bagaimana ruang lingkupnya sistem informasi manajemen ?
3.    Sistem informasi manajemen publik (SIMP) ?

 

C.     Tujuan

1.    Untuk memenuhi sebagai tugas mata kuliah sistem informasi manajemen pendidikan
2.    Agar siswa mengetahui peran manajemen dalam dunia pendidikan





















BAB II

PEMBAHASAN

Keahlian ialah suatu kemampuan yang melakukan sesuatu terhadap sebuah peran. Hal itu merupakan kemampuan yang bisa di pindahkan dari satu orang ke orang yang lainnya. Misalkan bagi seorang akuntan aritmatika merupkan sebuah keahlian. Sedangkan bagi seorang pilot mekanika gerakan miring, memutar, dan juga menukik merupakan sebuah keahlian. Dan cara terbaik untuk mengajarkan sebuah keahlian ialah dengan memecahkan suatu keahlian tersebut menjadi beberapa langkah. Dan kemudian akan disusun kembali oleh masing-masing individu, dan untuk mengetahui keahlian dengan pasti ialah dengan praktik.

 

a.      Pengertian Manajemen Pendidikan

Manajemen pendidikan mempunyai pengertian kerja sama untuk mencapai tujuan pendidikan. Manajemen pendidikan adalah proses untuk mencapai tujuan pendidikan.   Proses tersebut dimulai dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan.
·           Fungsi perencanaan meliputi kegiatan menetapkan apa yang ingin dicapai, bagaimana cara mencapai tujuan ,berapa lama, berapa orang yang dibutuhkan, berapa banyak biaya.
·           Fungsi pengoranisasian diartikan sebagai proses pembagian kerja kepada orang-orang yang terlibat sesuai dengan kapasitas keahlian masing-masing dibidangnya
·           Fungsi penggerakan adalah bagaimana menggerakkan orang-orang ( sumber daya ) untuk melaksanakan kegiatan yang sudah direncanakan
·           Fungsi pengawasan adalah suatu usaha pemantauan atau monitoring apakah suatu kegiatan sudah berjalan sebagaimana mestinya sesuai tujuan yang telah ditetapkan. Berfungsi sebagai umpan balik Di dalam Fungsi Actuating, peran manajer adalah berusaha membuat orang-orang yang dipimipinnya untuk bergerak merealisasikan tujuan yang telah direncanakan, meliputi penggerakan sumber daya manusia


Unsur-unsur yang terkait dengan manajemen pendidikan adalah :
·           Man ( kepala sekolah, guru, siswa, tenaga kependidikan )
·           Money ( biaya operasional pendidikan )
·           Machines ( fasilitas pendidikan )
·           Materials ( alat-alat pembelajaran )
·           Methode (tehnik / cara )
·           Markets ( pemasaran )
·           Minutes ( waktu )

Sudah dimamklumi bahwa sumber daya manusia merupakan faktor utama dalam pembangunan bangsa , khusunya lembaga pendidikan, disamping sumber daya yang lain. orang-orang atau manusia adalah aset yang penting dalam keberhasilan suatu organisasi. Organisasi tersebut juga harus menyadari bahwa semua manajer harus terlibat dalam sejumlah kegiatan manajemen sumber daya manusia. Mencapai keberhasilan bersaing melalui orang-orang memerlukan perubahan fundamental dalam cara berfikir manajer tentang karyawan (tenaga kependidikan ) dalam hubungan organisasi tersebut. Apakah organisasi memilih untuk melaksanakan praktik kerja berkinerja tinggi atau tidak, ada kegiatan manajemen sumber daya manusia tertentu yang harus diselesaikan untuk memastikan bahwa organisasi mempunyai orang-orang yang berkualitas yang mampu melakukan pekerjaan yang harus dikerjakan.
Berbagai kegiatan itu mendasari pro ses manajemen sumber daya manusia. Contoh-conth praktikkerja yang berkinerja tinggi yaitu :
·           Tim-tim kerja yangmengarahkan diri sendiri
·           Rotasi jabatan
·           Pelatihan ketrampilan yang tinggi tingkatannya
·           Kelompok-kelompok pemecah masalah
·           Prosedur manajemen mutu terpadu ( TQM )
·           Mendorong perilaku yang inovatif dan kreatif
·           Keterlibatan dan pelatihan karyawan luas
·           Pelaksanaan saran-saran karyawan
·           Upah berubah-ubah berdasarkan perubahan kinerja
·           Pelatihan dan pembinaan
·           Banyak berbagi informasi
·           Survei sikap karyawan
·           Integritaslintas fungsi

1.      Tugas Manajer Satuan Pendidikan
Pendidikan yang bermutu sangat membutuhkan tenaga kependidikan yang profesional. Tenaga kependidikan mempunyai peran yang sangat trategis dalam pembentukan pengetahuan, keterampilan, dan karakter peserta didik. Oleh karena itu kependidikan yang profesional akan melaksanakan tugasnya secara profesional pula sehingga menghasilkan tamatan yang lebih bermutu.
Menjadi tenaga kependidikan yang profesional tidak akan terwujud begitu saja tanpa adanya upaya untuk meningkatkkannya. Sebuah penyelengara pendidikan di sebuah lembaga
2.      Peran Manajer Satuan Pendidikan
Dalam menjalankan kepemimpinannya, selain harus tahu dan paham tugasnya sebagai pemimpin, yang tak kalah penting dari itu semua seyogyanya kepala sekolah memahami dan mengatahui perannya. Adapun peran-peran kepala sekolah yang menjalankan peranannya sebagai manajer seperti yang diungkapkan oleh Wahjosumidjo (2002) adalah:
a)      Peranan hubungan antar perseorangan
b)      Peranan informasional
c)      Sebagai pengambil keputusan.
Manajemen yang secara umum artinya pengendalian dan pemanfaatan semua faktor dan sumber daya yang diperlukan untuk mencapai atau menyelesaikan suatu prapta (objective) atau tujuan-tujuan tertentu Atmosudirdjo (1986:158). Sedangkan menurut Siagian (1989:5) manajemen dapat didefinisikan sebagai kemampuan atau ketrampilan untuk memperoleh sesuatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain. Menurut Terry dalam Manullang (2005:1) manajemen adalah pencapaian tujuan yang ditetapkan terlebih dahulu dengan mempergunakan kegiatan orang lain. Jadi dapat disimpulkan manajemen adalah suatu pengendalian dan pengawasan kegiatan / aktivitas orang atau kelompok orang dalam mencapai suatu tujuan tertentu.
Sistem adalah seperangkat komponen yang saling berhubungan dan saling bekerjasama untuk mencapai beberapa tujuan. Sebuah sistem terdiri dari bagian–bagian saling berkaitan yang beroperasi bersama untuk mencapai beberapa sasaran, berarti sebuah sistem bukanlah seperangkat unsur yang tersusun secara tak teratur, tetapi terdiri dari unsur yang dapat dikenal sebagai bagian yang saling melengkapi karena mempunyai sasaran dan tujuan yang sama.
Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau saat mendatang. Menurut UU No. 20 tahun 2003 adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
Sedangkan pendidikian pada dasarnya adalah proses komunikasi yang di dalamnya mengandung transformasi pengetahuan, nilai-nilai dan keterampilan-keterampilan, di dalam dan di luar sekolah yang berlangsung sepanjang hayat, dan generasi ke generasi.
Manajemen sistem informasi pendidikan adalah sistem yang didisain untuk kebutuhan manajemen dalam upaya mendukung fungsi-fungsi dan aktivitas manajemen pada suatu organisasi pendidikan. Maksud dilaksanakannya manajemen sistem informasi pendidikan adalah sebagai pendukung kegiatan fungsi manajemen seperti planning, organnizing, staffing, directing, evaluating, coordinating dan budgeting dalam rangka menunjang tercapainya sasaran dan tujuan fungsi-fungsi operasional dalam organisasi pendidikan.
Dalam kenyataannya, sistem informasi sering dikaitkan dengan teknologi, dengankomputer khususnya. Sesungguhnya yang dimaksud sistem informasi tidak harus melibatkan komputer, sistem informasi yang menggunakan komputer biasa disebut sistem informasi berbasis komputer (computer based information system atau CBIS), tetapi dalam prakteknya sistem informasi lebih sering dikait-kaitkan dengan komputer. Berikut beragam 
Definisi sistem informasi :
1.   Turban, McLean, dan Wetherbe (1999) Sistem informasi adalah sebuah sistem informasi yang mempunyai fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik.
2.   Bodnar dan HopWood (1993) Sistem informasi adalah kumpulan perangkat keras dan lunak yang dirancang untuk mentransformasikan data ke dalam bentuk informasi yang berguna.
3.   Alter (1992) Sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah perusahaan.

Pada dasarnya suatu sistem informasi dibangun dengan beberapa tahap pengembangan serta melibatkan sumber daya dari beberapa disiplin ilmu yang berbeda, baik sisi manajemen, teknologi informasi, keuangan, dan lain sebagainya. Salah satu hasil produk pembangunan sistem informasi adalah suatu perangkat lunak yang terpadu, ditambah dengan tata aturanyang diterapkan untuk mengelola sistem sehingga tujuan dari suatu sistem dapat tercapai. Pembangunan suatu sistem informasi baik dalam skala besar maupun kecil, tetap membutuhkan langkah-langkah tersusun dan terkoordinasi karena pembangunan sistem informasi merupakan suatu proyek pengembangan memiliki tujuan sehingga sistem informasi dapat berjalan dengan baik.
Sistem informasi memiliki 5 komponen utama pembentuk yaitu :
1.      Komponen Perangkat Keras (Hardware)
2.      Komponen Perangkat Lunak (Software)
3.      Komponen Sumber Daya Manusia (Brainware)
4.      Komponen Jaringan komputer (Netware)
5.      Komponen Sumber Daya Data (Dataware)

Sistem informasi manajemen adalah merupakan suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan serupa. Output informasi oleh manajer maupun non manager dalam perusahaan untuk membuat keputusan dalam memecahkan masalah.
Secara prinsip, komputer dan perangkat keras (hardware) lain hanyalah merupakan sebuah sumber daya fisik yang tidak dapat berfungsi tanpa ada manusia yang memberikan instruksi. Dalam hal ini, manusia membuat sebuah teknologi bernama perangkat lunak (software) yang pada dasarnya berisi suatu urutan instruksi untuk ”menggerakkan” berbagai komponen perangkat keras secara operasional. Dalam perkembangannya, software (perangkat lunak) dapat dibagi menjadi dua jenis besar, yaitu: Software yang berisi perintah-perintah atau seperangkat instruksi untuk mengoperasikan berbagai komponen hardware disebut sebagai System Software; dan Software yang berisi perintah-perintah untuk menjalankan suatu prosedur tertentu yang merepresentasikan proses, aktivitas, atau fungsi bisnis tertentu yang disebut sebagai Application Software. Semenjak diperkenalkannya setengah abad yang lalu, komputer kerap didefinisikan sebagai ”alat pengolah data”. Hingga saat ini pun pengertian tersebut masih cukup relevan untuk dipergunakan secara umum. Dengan menggunakan prinsip (Input – Proses – Output), pengguna atau seseorang mengharapkan agar komputer dapat menghasilkan output tertentu dari berbagai input yang diberikan setelah dilakukannya proses atau pengelolaan. Jika dahulu bentuk pemrosesan hanya terbatas pada hal-hal semacam kalkulasi kuantitatif belaka, dalam perkembangannya sekarang ini sebuah sistem komputer sudah dapat berfungsi sebagai alat bantu berbagai aktivitas kehidupan manusia, seperti: proses belajar, proses komunikasi, proses perdagangan, dan lain sebagainya. Komputer menerima instruksi dari manusia untuk melakukan sejumlah pemrosesan data yang hasilnya akan dipresentasikan kepada yang bersangkutan. Untuk mengerti cara kerja komputer, perlu dipahami terlebih dahulu arsitektur dari perangkat keras ini. Sebuah komputer standar dapat bekerja secara normal jika memiliki lima buah komponen sebagai berikut:
1.      Input yang berfungsi untuk memberikan perintah kepada komputer dalam berbagai bentuk.
Contoh dari alat input adalah papan ketik (keyboard), mouse, scanner, joystick, dan lain sebagainya.
2.      Alat output yang berfungsi untuk mempresentasikan hasil permrosesan data atau hal-hal yang diinginkan. Termasuk di dalamnya adalah layar monitor, priter, plotter, dan lain sebagainya3.
3.      CPU atau Central Processing Unit yang merupakan pusat pengolahan dan kalkulasi data karena di sinilah terletak chip mikroprosesor yang merupakan otak dan pusat syaraf komputer
4.      Memori utama (primary memory) adalah sebuah modul di dalam komputer tempat program dan instruksi aturan-aturan pengoperasian komputer (sistem operasi) disimpan sementara (sebagian bersifat permanen). Ada dua jenis memori utama di dalam komputer, yaitu ROM (Read Only Memory) yang penyimpanannya bersifat permanen dan RAM (Random Access Memory) yang penyimpanannya bersifat sementara.
5.      Media penyimpan atau memori sekunder (secondary memory) yang sifatnya semi permanen maupun permanen untuk meletakkan data dan/atau program yang dibutuhkan oleh pengguna. Termasuk di dalam contoh media penyimpan internal adalah harddisk dan media penyimpan eksternal adalah diskette, compact disc (CD-ROM), zip disk, jaz disk, dan lain sebagainya.m
§  Pengumpulan data
Pengumpulan pembuatan data sesungguhnya bermula dari identifikasi kebutuhan informasi dalam lingkungan dan seluruh jajaran organisasi. Telah dimaklumi bahwa data merupakan bahann mentah atau bahan baku yang diolah bahan baku yang diolah lebih lanjut sehingga bentuknya berubah menjadi informasi. Unit penggelolaan data hanya mampu menghsilkan informasi yang bermutu tinggi dan sesuai dengan kebuthan organisasi apabila data yang dikumpulkan dan diolah juga tinggi mutunya. Oleh karena itu, segala upaya harus ditempuh untuk menjamin bahwa data yang terkumpul untuk diolah memang bermutu tinggi.
§  Analisis data
Dapat dikatakan bahwa analisis merupakan langkah yang sangat penting dalam kegiatan pengolahan data. Ini karena, data merupakan bahan mentah atau bahan baku yang tidsk mempunyai nilai instrinsik sebagai instrumen pendukung dalam menjalankan berbagai kegiatan manjerial. Terutama dalam pengambilan keputusan.Yang mempunyai nilai insrtinsik hanyalah informasi. Salah satu tugas pokok satuan ekerja pengolahan data adalah untuk menjamin bahwa bahan yang disampaikannya kepada manajemen, baik manajemen puncak maupun  manajemen bebagai bidang fungsional harus berupa fungsi.
§  Penyimpanan informasi
Sebagai bagian integral dari proses pengolahan data, penyimpanan informasi penting karena paling sedikit empat pertimbangan utama yaitu keamanan informasi, kerahasian informasi, biaya penyimpanan informasi, dan akses terhadap informasi jika diperlukan.
pakar dibidangnya. Pengertian Sistem Informasi Manajemen  Berikut ini pengertian SIM (Management Information Systems, MIS)menurut beberapa nurut Laudon dan Laudon (2008) adalah : “Suatu susunan komponen-komponen yang terintegrasi & bekerja secara bersama-sama untukmengumpulkan, memproses, menyimpan dan menyebarkan informasi untukmendukung pengambilan keputusan, koordinasi, control, analisis dan visualisasi dalam sebuah organisasi”. Sedangkan menurut Davis (2009) adalah: “Suatu  sistem operasional yang melaksanakan beraneka-ragam fungsi untukmenghasilkan keluaran yang berguna bagi pelaksana operasi dan manajemenorga
nisasi yang bersangkutan.”     
Menurut Stoner, 1996. SIM merupakan metodeformal yang menyediakan informasi yag akurat dan tepat waktu kepadamanajemen untuk mempermudah proses pengambilan keputusan dan membuatorganisasi dapat melakukan fungsi perencanaan , operasi secara efektif dan pengendalian.Dari definisi-definisi di atas, dapat ditarik kesimpulan, bahwa SistemInformasi Manajemen adalah suatu sistem yang dirancang untuk menyediakaninformasi guna mendukung pengambilan keputusan pada kegiatan manajemendalam suatu organisasi. Atau bisa kita jabarkan bahwa Sistem InformasiManajemen adalah serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh danterkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi datasehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutuyang telah ditetapkan. Dengan kata lain SIM adalah sebagai suatu sistem berbasiskomputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang sama. Parapemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal, perusahaan atau sub unit dibawahnya.
SIM bukan merupakan hal baru. Ruang lingkup SIM sebenarnya tertuang pada tiga kata pembentuknya, yaitu.sistem, informasi, dan
 “manajemen”.Sistem merupakan kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lainyang membentuk satu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan.Di dalam perusahaan, yang dimaksud elemen dari sistem adalahdepartemen-departemen internal, seperti persediaan barang mentah,
produksi, persediaan barang jadi, promosi, penjualan, keuangan, personalia serta pihakeksternal seperti supplier dan konsumen yang saling terkait satu sama lain danmembentuk satu kesatuan usaha. Informasi adalah hasil pemrosesan data yangdiperoleh dari setiap elemen sistem tersebut menjadi bentuk yang mudahdipahami dan merupakan pengetahuan yang relevan yang dibutuhkan oleh oranguntu menambah pemahamannya terhadap fakta-fakta yang ada. Informasi bagisetiap elemen akan berbeda satu sama lain sesuai dengan kebutuhannya masing-masing Manajemen terdiri dari proses atau kegiatan yang dilakukan oleh pengelola perusahaan seperti merencanakan (menetapkan strategi, tujuan dan arahtindakan),mengorganisasikan, memprakarsai, mengkoordinir dan mengendalikanoperasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Suatu organisasi publik akan menjalankan fungsi-fungsi operasi yangharus berjalan dalam organisasi tersebut untuk mencapai tujuan dari penyelenggaraan pelayanan itu sendiri. fungsi operasi dalam organisasi
Publik meliputi fungsi operasi dalam pelayanan. Untuk menjalankan fungsi-fungsioperasi tersebut dibutuhkan manajemen di mana sudah barang tentu fungsi-fungsi manajemennya harus dapat berjalan dengan baik. Fungsi-fungsi manajemen yangharus berjalan dalam menggerakan fungsi operasi untuk mencapai tujuan yangdiharapkan sekurang-kurangnya meliputi fungsi planning, organizing, staffing,directing, evaluating, coordinating, dan budgeting.Fungsi menajemen memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi dan tingkatrelasional yang kompleks antar fungsi operasi ketika harus menjalankan fungsioperasi tersebut yang di bangun dalam organisasi publik.
Ketika fungsi operasidalam organisasi berjalan sesuai fungsi manajemen, maka akan terjadi lalulintasdata dan informasi yang saling terkait dan saling membutuhkan sehingga tingkatkompleksitas relasional antar fungsi tersebut kelihatan sekali. Kompleksitasrelasional data dan informasi tersebut meliputi tahap-tahap pengumpulan data,klasifikasi data, pengolahan data supaya berubah bentuk, sifat, dan kegunaanmenjadi informasi, interpretasi informasi, penyimpanan informasi, penyampaianinformasi atau transmisi kepada pengguna dan penggunaan informasi untukkepentingan manajemen organisasi.Tahapan kompleksitas relasional data dan informasi memungkinkanditempuhnya delapan tahap penting dalam penanganan informasi, yaitu penciptaninformasi, pemeliharaan saluran informasi, transmisi informasi, penerimaaninformasi, penyimpanan informasi, penelusuran informasi, penggunaan informasi dan penilaian kritis serta umpan balik. Tahap-tahap tersebut menjadi sebuah bentuk Sistem Informasi Manajemen Publik.
Sistem InformasiManajemen Publik (SIMP) adalah sistem  yang didisainuntuk kebutuhan manajemen dalam upaya mendukung fungsi-fungsi dan aktivitasmanajemen pada suatu organisasi publik. Jenis data dan fungsi-fungsi operasidisesuaikan dengan kebutuhan manajemen
Kendala dan keunggulan organisasi publik
Kendala SIM pada organisasi Publik :
1.      Penngunaan sim memerlukan biaya yang besar
2.      Sdm pegawai yang kurang mahir penggunaan komputer
3.      SIM public memerlukan waktu pengujian dan pengembangan yang berlarut-larut
4.      Belum mapannya strategi serta tidak memadainya anggaran yangdialokasikan
5.      SIM public memerlukan waktu pengujian dan pengembangan yang berlarut- larut
Keunggulan SIM pada Organisasi Publik
1.      Memudahkan dalam pengambil kreputusan
2.      Di sector public, SIM public tidak hanya digunakan untuk memantaulingkungan tetapi sebagai actor eksternal yang berarti untuk berinteraksidan bahan memonitor focus organisasi. Akuntabilitas yang meningkat di sector public sering mengamanatkan bahwa SIM public menyediakan akses langsung bagi actor resmi di luar organisas.
Adapun komponen-komponen sistem informasi manajmen publik adalah :
Sistem informasi meliputi sistem diskursus dan interaksi antara individu dan kelompok kerja organisasi.
1.      Sistem formal meliputi sistem aturan, batasan organisasi, dan batasan wewenang
2.      Sistem komputer formal meliputi aktivitas organisasi melalui formalasasi dan pemograman.
3.      Sistem komputer informasi dikaitkan dengan penanganan komputer secara personal dan penggunaan sistem formal.
4.      Sistem eksternal, formal, dan keterkaitan antara organisasi dengan lingkungan eksternal yang terjadi
Pengertian Sistem Sistem berasal dari bahasa latin systema atau bahasa Yunani “sustema” yang berarti suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi, atau energi. Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan, yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak.

·         Menurut Gordon B. Navis, sistem adalah sebuah sistem terdiri dari bagian- bagian yang saling berkaitan, yang beroperasi bersama untuk mencapai beberapa sasaran dan maksud.
·         Menurut L. James Havery, sistem merupakan prosedur logis dan rasional guna melakukan atau merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu sama lain
·         Menurut Poerwadinata, sistem adalah sekelompok bagian-bagian berupa alat dan lain sebagainyayang bekerja sama untuk melaksanakan tujuan tertentu

d.      Tujuan Sistem Informasi Manajemen Dalam PendidikanTujuan Dari Dibangunnya Informasi Berupa Aplikasi Sistem Informasi Pendidikan Yaitu:  
1.      Membantu seluruh bagian yang berperan di dunia pendidikan dengan memberikan informasi yang menyeluruh tentang pendidikan dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah umum.
2.      Memberikan sarana agar seluruh bagian yang berperan dalam dunia pendidikan yang ada di propinsi/kota kabupaten agar dapat berperan aktif dalam usaha memajukan usaha pendidikan.
3.      Pertanggung jawaban publik yaitu dengan memberikan informasi secara transparan tentang kebijakan dan pemakaian sumber daya yang dialokasikan untuk dunia pendidikan.
4.      Meningkatkan pengetahuan guru dan murid tentang dunia informatika serta manfaat yang dapat diambil melalui beberapa pelatihan.
5.      Memberikan akses informasi yang mudah dan lengkap bagi pendidik dan siswa mengenai ilmu pengetahuan dan informasi pendidikan lainnya.

Keputusan adalah sebuah rangkaian tindakan yang digunakan untuk memecahkan suatu masalah. Informasi hanya berguna apabila informasi tersebut dapat digunakan sebagai bahan untuk mempermudah pengambilan keputusan. Oleh karena itu, ditinjau dari segi waktu, efektifitas pengambilan keputusan sangat tergantung atas cepat tidaknya informasi yang diperlukan dapat diambil dari tempat penyimpanannya. Karena itu seorang yang bertanggunga jawab atas penyimpanan. informasi harus mengetahui informasi apa saja yang dibutuhkan, oleh siapa, dan untuk maksud apa.
1.      Membantu seluruh bagian yang berperan di dunia pendidikan dengan memberikan informasi yang menyeluruh tentang pendidikan dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah umum.
2.      Memberikan sarana agar seluruh bagian yang berperan dalam dunia pendidikan yang ada di propinsi/kota kabupaten agar dapat berperan aktif dalam usaha memajukan usaha pendidikan.





















 

 

 

BAB III

 

PENUTUP



Keahlian yaitu merupakan suatu kemampuan yang melakukan sesuatu terhadap sebuah peran. Hal itu merupakan kemampuan yang bisa di pindahkan dari satu orang ke orang yang lainnya.
Manajemen pendidikan adalah keseluruhan (proses) yang membuat sumber-sumber personil dan materil sesuai yang tersedia dan efektif bagi tercapainya tujuan-tujuan bersama. Manajemen dalam pendidikan di perlukan untuk mengatisipasi perubahan global disertai oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi sehingga output pendidikan dapat bersaing dalam era globalisasi seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya teknologi informasi. Persaingan tersebut hanya
Sistem Informasi ialah kombinasi dari Teknologi informasi dan aktivitasorang yang menggunakan teknologi tersebut untuk tujuan mendukung operasi danmanajemen. Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah penerapan sisteminformasi di dalam organisasi untuk mendukung informasi-informasi ygdibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen.Sistem Informasi Manajemen Publik (SIMP) adalah sistem yang didisainuntuk kebutuhan manajemen dalam upaya mendukung fungsi-fungsi dan aktivitasmanajemen pada suatu organisasi publik.
dimenangkan oleh lembaga pendidikan yang tetap memperhatikan kualitas /mutu pendidikan dalam pengelolaanya.
 Dari penulisan makalah ini penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan, baik dari segi pemulisan maupun isi dari makalah ini. Oleh  karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari pembaca yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah ini.

DAFTAR PUSTAKA


https://www.scribd.com/doc/316739179/Sistem-informasi-Manajemen -publik.. 08 oktober 2018 jam 08.00
siagian,p.sondang, 2006. sistem informasi manajemen. Jakarta: Bumi Aksara.
https://www.slideshare.net/anjsukma/sistem-informasi-manajemen-pendidikan-konsep-dan-pelaksanaan- dalam lembaga-pendidikan..08 oktober 2018 jam 08.00